PANGKE BARAT – Sejumlah warga di wilayah Kampung Tengah, RT 002/RW 001, Kelurahan Pangke Barat, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan. Hingga saat ini, akses jalan utama warga tersebut belum tersentuh semenisasi, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama para petani.
Kondisi ini semakin memburuk saat memasuki musim penghujan. Jalanan yang masih berupa tanah menjadi sangat licin dan berlumpur, yang berisiko menyebabkan kecelakaan bagi pengendara roda dua maupun pejalan kaki.
Kendala Distribusi Hasil Tani
Salah satu dampak paling nyata dirasakan oleh para petani lokal. Saat panen tiba, mereka kesulitan mengantarkan hasil tani menuju pasar akibat kondisi medan yang berat.
"Kami warga Kampung Tengah sangat memohon bantuan kepada pemerintah agar mengalokasikan dana APBD untuk semenisasi jalan kami. Apalagi kalau musim hujan, jalan sangat licin. Kami kesulitan mengantar hasil tani ke pasar," ungkap Sahata Sihombing, perwakilan masyarakat sekaligus anggota Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI).
Harapan Warga kepada Pemerintah
Warga berharap Pemerintah Kabupaten dapat segera meninjau lokasi dan memprioritaskan pembangunan jalan di RT 002/RW 001 tersebut dalam anggaran tahun ini. Semenisasi jalan dinilai menjadi kunci utama untuk meningkatkan perekonomian warga Pangke Barat melalui kelancaran distribusi logistik dan hasil bumi.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti respon dari dinas terkait agar keluhan yang telah berlangsung cukup lama ini dapat segera teratasi demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
(Sahata sihombing)




